Redaksi
Redaksi

Sabtu, 05 September 2020 18:07

Anis Matta saat bersilaturahmi ke pondok pesantren Darul Arqam Gombara, Jumat, 4 September 2020.
Anis Matta saat bersilaturahmi ke pondok pesantren Darul Arqam Gombara, Jumat, 4 September 2020.

Kenangan 6 Tahun di Pesantren, Anis Matta: Guru Kami Dulu Semua Motivator

Usai menemui Rektor UNM dan Rektor Unismuh, Anis Matta berkunjung ke pondok pesantren yang telah menggembleng jiwa kepemimpinannya, yaitu Darul Arqam Gombara.

MAKASSAR, BUKAMATA - Setelah bertemu dengan Rektor UNM dan Unismuh, Anis Matta menghadiri acara Silaturrahmi Alumni Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Gombara Makassar Jumat 4 September 2020.

Sebagai alumni tahun 1986 yang mondok selama 6 tahun di Pesantren ini, menjadi kerinduan tersendiri bagi Anis Matta dan teman-teman angkatannya.

Setiap kali ke Makassar, Ketua DPN Partai Gelora itu, selalu berusaha singgah menemui guru-gurunya.

Kenangan mendalam bagi Anis Matta selama 6 tahun di Pesantren Gombara adalah peran para guru yang lebih banyak membangun motivasi atau sebagai motivator, ketimbang sekadar mengajar materi pelajaran.

"Dulu tempat ini terpencil, sepi kadang kita belajar di bawah pohon tapi kami selalu tersambung dengan cita-cita besar, karena guru kami dulu semuanya motivator," lanjut Anis mengurai kenangan.

Pada kesempatan itu Anis Matta berkeliling ruangan melihat foto-foto kenangan. Dan salah satu foto yang paling berkesan dalam dirinya adalah foto KH. Abdul Jabbar Ashiri. "Beliau guru saya dan saya selalu berdoa untuk beliau yang telah mededikasikan diri dalam membangun pesantren ini," kenang Anis sambil menunjuk fotonya.

Di samping itu, Anis Matta mengingatkan tantangan besar yang akan dihadapi dunia pesantren ke depan dalam menghadapi kemajuan teknologi digital, di mana semua orang bisa mengakses ilmu pengetahuan secara mandiri.

Oleh karenanya, dunia pesantren harus bisa segera beradaptasi tanpa menghilangkan nilai-nilai keunggulan pesantren dalam membentuk generasi Islam unggul, berdaya saing dan berakhlak mulia.

"Dalam situasi kemudahan akses pengetahuan diera digital ini maka peran guru seharusnya lebih kuat sebagai motivator atau mengajari murid bagaimana belajar," kata Anis.

Di samping berkunjung ke Pesantren Gombara, Anis Matta juga berkunjung ke Pesantren Darul Aman Makassar.

Salah seorang guru Anis Matta yang masih hidup saat ini adalah KH.Abdul Djalil Thahir, yang juga salah satu pendiri pesantren, merupakan guru yang berpengaruh dalam hati diri Anis Matta.

"Saya sudah melihat jiwa pemimpin anak ini sejak awal masuk pesantren, bukan hanya cerdas tapi juga pemberani dia pernah pimpin temanya 'demo' saya," tawa KH. Abdul Djalil Thahir sambil mengenang masa-masa angkatan Anis Matta di sela-sela pertemuan.

#Anis Matta