MAKASSAR - Pandemi Covid-19 mengaharuskan proses belajar dilakukan secara online. Namun tidak semua siswa dapat mengikuti belajar daring tersebut.
Seperti yang terjadi di SD Negeri Melayu Muhammadiah Kota Makassar. Sejumlah siswia disebut kesulitan mengikuti sekolah online.
“Ada beberapa murid yang mengalami kesusahan memperoleh pelajaran yang maksimal akibat sekolah melalui daring," Kepala Sekolah SD Negeri Melayu.
"Ini diakibatkan karena orang tua murid tidak memiliki smartphone atau di dalam sebuah keluarga hanya mempunyai satu smartphone, jadi mereka susah mengakses pelajaran yang di berikan oleh guru lewat media," sambungnya.
Kondisi tersebut membuat mahasiswa KKN-E Universitas Fajar (UNIFA) angkatan XIV untuk terjun langsung dalam proses belajar mengajar.
Tidak hanya itu, peserta KKN-E UNIFA diminta menerapkan pola New Normal untuk murid yang dibinanya.
“Kami diminta untuk membantu proses pembelajaran untuk siswa yang kurang mengikuti pelajaran online dari sekolah," ungkap Ketua Kelompok KKN-E UNIFA Angkatan XIV, dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (30/8/2020).
"Kami hanya melanjutkan dan memberikan materi sesuai dari apa yang diberikan pihak sekolah, adapun siswa yang belum bisa membaca diberikan bimbingan tambahan kepada siswa tersebut," tutupnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Kepala BKPSDM Nunukan Kunjungi Pascasarjana UNIFA, Dorong Penguatan SDM Lewat Program RPL
-
Mahasiswa Sastra Inggris UNIFA Raih Juara 1 Individual Color Guard di Makassar International Marching Fest 2025
-
Melani Simon Jufri Paparkan Kepemimpinan Visioner dalam Era Ekonomi Digital di Hadapan Ratusan Mahasiswa Unifa
-
Dosen dan Mahasiswa Unifa Terjebak dalam Lift saat Mati Lampu
-
Duh, 2 Kelompok Mahasiswa Unifa Bentrok