Ulfa
Ulfa

Jumat, 07 Agustus 2020 20:02

FOTO/IST.
FOTO/IST.

Di Tengah Musda, Taufan Pawe Dapat Diskresi dari Airlangga

Jelang sesi pemilihan ketua yang dijadwalkan pada Sabtu (8/8/2020) besok, peta pertarungan semakin dinamis.

JAKARTA - Musda ke-X DPD I Golkar Sulsel sementara berlangsung di The Hotel Sultan and Residence, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Dibuka sejak Kamis (6/8/2020) malam, Musda bakal berlangsung hingga 8 Agustus.

Jelang sesi pemilihan ketua yang dijadwalkan pada Sabtu (8/8/2020) besok, peta pertarungan semakin dinamis.

Empat calon ketua masih berebut dukungan dari 30 pemegang hak suara. Masing-masing Hamka B Kady (anggota DPR RI), Supriansa (anggota DPR RI), HM Taufan Pawe (Walikota Parepare), dan Syamsuddin A Hamid (Bupati Pangkep).

Namun yang mengejutkan adalah terbitnya surat rekomendasi atau diskresi yang baru dari DPP Partai Golkar. Setelah sebelumnya diserahkan ke Supriansa saat pendaftaran, kali ini DPP mengeluarkan diskresi baru untuk Taufan Pawe.

Rekomendasi tersebut diteken langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus. Surat keputusan bernomor B-325/GOLKAR/VIII/2020 itu diterbitkan pada 6 Agustus kemarin.

Isinya memberikan rekomendasi atau persetujuan kepada Taufan Pawe untuk maju bertarung di Musda X Golkar Sulsel.

Menurut Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir, diskresi tersebut dikeluarkan DPP sebab Walikota Parepare itu terganjal salah satu syarat untuk maju bertarung.

"Dia (Taufan Pawe) terganjal bukan di syarat mengantongi dukungan 30 persen dari pemegang hak suara. Tapi karena ada saudaranya yang menjadi anggota di partai lain. Maka dikeluarkanlah diskresi itu oleh DPP," kata Abdillah, Jumat (7/8/2020).

Dengan demikian, katanya, saat ini ada dua diskresi yang telah dikeluarkan oleh Airlangga. Masing-masing untuk Supriansa dan Taufan Pawe.

Menurut Abdillah, penentuan diskresi mana yang akan berlaku, akan diputuskan di arena Musda pada saat tahapan verifikasi faktual syarat bakal calon.

"Nanti dilempar ke pimpinan Musda. Tergantung bagaimana keputusan bersama antara pimpinan Musda, perwakilan DPP dan seluruh pemegang hak suara," demikian Abdillah.

Penulis : Rizal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Musda Golkar Sulsel #Golkar Sulsel

Berita Populer