Aswad Syam
Aswad Syam

Minggu, 02 Agustus 2020 19:41

Jenazah ditandu, setelah ambulans terjebak tujuh jam di Donggala.
Jenazah ditandu, setelah ambulans terjebak tujuh jam di Donggala.

Longsor di Donggala, Ambulans Pembawa Jenazah Terjebak 7 Jam

Longsoran terjadi di Donggala. Itu akibat intensitas hujan yang tinggi.

DONGGALA, BUKAMATA - Empat titik di Jalan Trans Sulawesi wilayah Pantai Barat Donggala, Sulawesi Tengah, tertimbun longsor, Minggu, 2 Agustus 2020. Itu akibat intensitas hujan yang tinggi. Sebuah ambulans yang membawa jenazah pun terjebak hingga tujuh jam.

Kepala BPBD Donggala Akris Fattah mengungkapkan 4 titik yang tertutup material akibat longsor tepatnya berada di Desa Bou dan Desa Pesik, Kecamatan Sojol, Donggala. Sejak pagi kata Akris, pembersihan sudah dilakukan di lokasi.

"Ada 4 titik longsor terjadi Sabtu kemarin di pegunungan Bou dan Pesik. Titik longsor besar ada di pegunungan Pesik. Dua titik sudah dibersihkan material yang menutupi badan jalan. Namun dua di antaranya masih dalam tahap pembersihan," ucap Akris, Minggu (2/8/2020).

Akris menjelaskan, titik longsor itu bukanlah kawasan permukiman, melainkan jalan lintasan Pantai Barat Trans Sulawesi yang menghubungkan daerah Kota Palu dengan Kabupaten Donggala, Kabupaten Toli-toli, Kabupaten Buol, dan Provinsi Gorontalo.

Warga Desa Bau, Siska bilang, longsor terjadi pada Sabtu (1/8/2020) kemarin. Sebuah mobil ambulans pun terjebak selama 7 jam lantaran jalan tak bisa dilintasi.

"Banjir longsor itu terjadi Sabtu (2/8/2020) kemarin, tepatnya di pegunungan Desa Bou dan Desa Pesik, Kecamatan Sojol. Mobil ambulans yang bawa mayat terpaksa harus dievakuasi dengan cara ditandu oleh warga menggunakan sarung dan kayu," ungkap Siska saat dihubungi.

Siska mengungkapkan mobil ambulans yang terjebak itu membawa jenazah. Jenazah tersebut rencananya akan dibawa menuju Kabupaten Buol dari wilayah Kota Palu.

"Sampai hari ini jalan poros masih terputus dan belum bisa dilalui, baik dari roda dua maupun roda empat. Hal itu karena material bebatuan pegunungan tua," ungkap Siska.

#Longsor