MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin terus melakukan berbagai upaya mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran online. Menurutnya, pembelajaran online pasti akan terjadi kendala apalagi di tingkat masyarakat menengah ke bawah, terkait masalah layanan jaringan, masalah tempat, kuota internet dan lainnnya.
“Jadi pembelajaran online ini kita sudah bayangkan tantangannya, termasuk masalah infrastruktur memang masih ada kekurangan terjadi di dalamnya. Kita sedang coba carikan opsi untuk memberikan kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan solusi yang terbaik,” ucap Prof Rudy Djamaluddin, Rabu, (29/7/2020).
Prof Rudy mengaku tengah menyiapkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan kerjasama dengan Provider terkait jaringan internet termasuk opsi lainnya akan segera dirumuskan.
“Insya Allah semoga secepatnya ada opsi terbaik yang bisa menjadi solusi dalam pembelajaran daring ini” lanjutnya.
Ada pun opsi penggunaan dana bos kata Rudy juga merupakan kebijakan yang sangat ia respon. Sistem daring untuk kondisi saat ini adalah salah satu metode pembelajaran yang mau tidak mau harus dilakukan di tengah pandemi.
“Itu kebijakan yang bagus, karena bagaimana pun dana bos itu kan diperuntukkan untuk menunjang kelancaran proses pendidikan,
BERITA TERKAIT
-
Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA
-
Respon Antrean BBM, Pemkot Makassar Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
-
Antrean BBM Bikin Aktivitas Warga Terganggu, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Taktis
-
Kemarau Panjang, Appi Instruksikan Bantuan Air Bersih Disalurkan Setiap Hari ke Rumah Warga, Sembari Bangun 18 SPAM
-
Ikhtiar Hadapi Kemarau, Pemkot Makassar Gelar Salat Istisqa di Al Markaz