BUKAMATA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Anis Matta menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pertemuan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2020). Anis Matta datang bersama jajaran pengurusnya, salah satunya Fahri Hamzah.
Anis Matta kemudian membeberkan isi pertemuan tersebut. Menurutnya, pertemuan itu tidak lain sebagai ajang perkenalan dengan pimpinan Partai Gelora.
"Kita sampaikan proses pendaftaran, verifikasi, sampai pengesahan yang seluruhnya virtual," ungkap Anis Matta, Rabu (22/7/2020).
Jokowi pun bertanya tentang struktur Partai Gelora di daerah. Anis Matta mengungkap partainya punya struktur kuat di daerah.
"Presiden tanya di daerah sudah berapa cabangnya. Saya bilang di provinsi sudah lengkap 100 persen untuk Kabupaten Kota 484 dari 514," kata Anis seraya mengungkap struktur sampai DPC.
Setelah itu Jokowi berbicara soal strategi menghadapi krisis Covid-19. Anis Matta yang hadir didampingi Waketum Fahri Hamzah, Sekjen Mahfudz Siddiq dan sejumlah pengurus Partai Gelora pun memberikan sejumlah saran.
"Kata beliau memang ini berdasarkan pembicaraannya dengan banyak kepala negara, kata beliau krisis ini mengerikan atau lebih dari dalam dari yang kita duga," kata Anis dilansir Detikcom.
"Saya menyampaikan krisis ini berbeda dengan semua krisis yang lain karena fakta sains-nya itu berbeda dari waktu ke waktu. Jadi karena itu saya menyarankan supaya bapak Presiden memperbanyak akademisi dan scientist di sekitar presiden," imbuhnya.
Anis menuturkan tak ada pembicaraan politik dalam pertemuan itu. "Tidak ada pembicaraan soal politik. Karena krisis ini panjang kemungkinan Bapak Presiden akan menghasbiskan periode kerduanya dengan krisis ini, jadi memang kita memikirkan legacy terbaik menghadapi krisis," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Anis Matta Optimistis Partai Gelora Lolos ke Senayan pada Pemilu 2029
-
Partai Gelora akan Gelar Bimtek II, Khusus Bahas Anggaran dan Keuangan Daerah di Tengah Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global
-
Potensi Krisis Pupuk dan Ancaman Kelaparan Dunia, Anis Matta: Konflik Timur Tengah Harus Didorong Jadi Zona Pembangunan
-
Gelora Sulsel Sambut Positif Putusan MK Soal Sanksi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan: Komitmen Kami Jelas!
-
Fahri Hamzah: Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan, Kita Perlu Narasi Persatuan