Kisah Cinta Pria Tunanetra yang Nikahi Gadis 12 Tahun di Pinrang
Kisah cinta keduanya berawal saat Baharuddin yang kesehariannya bekerja sebagai terapis pijat ini, berkunjung ke rumah NS untuk memijat.
BUKAMATA - Cinta tidak mengenal usai. Seperti yang tergambar dari penikahan pria berumur 44 tahun, Baharuddin dengan gadis 12 tahun berinisial NS.
Pernikahan beda usia Pasangan ini digelar di Kampung Lamajjakka, Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada Selasa, 30 Juni 2020 lalu.
Baharuddin diketahui merupakan warga Kota Makassar. Dia juga pria yang mempunyai keterbatasan fisik atau tunanetra. Sedangkan, NS sudah putus sekolah. Dia hanya diasuh oleh ayah tirinya.
Kisah cinta keduanya berawal saat Baharuddin yang kesehariannya bekerja sebagai terapis pijat ini, berkunjung ke rumah NS untuk memijat.
Dari pertemuan itu, rupanya Baharuddin intens melakukan komunikasi dengan NS. Hingga akhirnya keduanya pacaran lalu menikah.
Kapolsek Suppa, AKP Chandar mengatakan, pernikahan tersebut tidak ada unsur paksaan. Keduanya menikah atas dasar suka sama suka.
Meski begitu, kata dia, Lembaga Perlindungan Anak Pinrang dan Dinsos Kab. Pinrang telah memeriksa pernikahan di bawah umur itu.
"Ada pernikahan anak di bawah umur dan sudah didalami oleh pemerintah," kata Chandra.
Menurut Chandra, pasangan itu sempat mengajukan permohonan pernikahan ke KUA Kecamatan Suppa. Akan tetapi, pihak KUA menolak karena dikategorikan sebagai pernikahan di bawah umur. Untuk itu, pernikahan dilakukan secara adat.
"Namun pihak KUA menolak dengan pertimbangan usia perempuan yang tergolong masih di bawah umur. Tapi, kakak kandung dari NS, tetap menikahkan mereka," ujar Chandra.
Atas penolakan itu, pihak keluarga mencoba mengajukan permohonan ke Pengadilan Agama Pinrang.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
