Kim Jong-un Klaim Korea Utara Berhasil Atasi Covid-19
Menurut catatan resmi WHO, Korut baru melakukan tes Covid-19 terhadap 922 orang. Hasil semua tes itu dilaporkan negatif.
BUKAMATA - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, memuji 'keberhasilan gemilang' negaranya dalam mengatasi pandemi virus corona (Covid-19).

Saat berpidato pada pertemuan komite eksekutif partainya, Kamis (02/06) waktu setempat, Kim menyebut Korut mampu mencegah serangan virus ganas dan mempertahankan situasi yang stabil.
Korut menutup perbatasan dan mengisolasi ribuan orang selama enam bulan ketika virus corona menyebar ke berbagai negara. Negara itu mengklaim bebas kasus Covid-19, walau sejumlah pakar menilai pernyataan itu tidak sahih.
Kim Jong-un berkata, ia telah menganalisa program gawat darurat anti-pandemi yang berlangsung selama enam bulan.

Menurut Kim, pencapaian itu didapatkan oleh kepimpinan Partai Buruh Korea Utara 'yang memiliki visi jauh ke masa depan'.
Namun Kim menekankan pentingnya meneruskan 'peringatan dini maksimal tanpa mengendurkan proyek anti-pandemi'. Ia berkata, virus corona masih tersebar di negara-negara sekitar Korut.
"Kim berulang kali memperingatkan bahwa, pelonggaran tergesa-gesa prosedur anti-pandemi akan mengakibatkan krisis yang tak terbayangkan dan tidak dapat ditanggulangi," tulis KCNA dalam laporan mereka.
Apakah virus corona sudah menyebar ke Korea Utara? Tidak ada yang tahu. Negara ini telah ditutup sejak 30 Januari. Sangat sedikit orang yang berhasil masuk atau keluar Korut.
Federasi Internasional Palang Merah punya sejumlah sukarelawan di daerah perbatasan yang tengah melakukan sejumlah langkah pencegahan virus. Mereka menyebut ada beberapa laporan kasus Covid-19 yang belum dikonfirmasi di Korut.
Namun sebagian besar cerita dari ibu kota Korut, Pyongyang, dalam beberapa minggu terakhir, tampaknya menunjukkan kehidupan yang berjalan seperti biasa.
Apa pun realitas situasinya, otoritas Korut ingin terlihat percaya diri bahwa mereka mampu mengatasi Covid-19.
Diketahui akhir Januari lalu, Korut bergerak cepat menanggulangi virus corona. Mereka menutup perbatasan, lalu mengisolasi ratusan orang asing di Pyongyang. Otoritas Korut juga mengkarantina puluhan ribu warganya dan menutup sekolah.
Korut sudah mengizinkan sekolah beraktivitas kembali, tapi tetap melarang pertemuan publik dan mewajibkan orang mengenakan masker di tempat umum.
Menurut catatan resmi WHO, Korut baru melakukan tes Covid-19 terhadap 922 orang. Hasil semua tes itu dilaporkan negatif.
News Feed
Dari Timur Indonesia, Makassar Leadership Summit 2026 Usung Gagasan Besar Kepemimpinan
01 Oktober 2026 20:01
Makassar Leadership Summit 2026 Bidik 500 Peserta, JK dan Menaker Isi Sesi Utama
01 Oktober 2026 19:56
Andi Sudirman di Hadapan Praja IPDN: Jabatan Bisa Berubah, Integritas Harus Tetap
01 Oktober 2026 14:22
Berita Populer
01 Oktober 2026 13:19
01 Oktober 2026 12:45
01 Oktober 2026 13:23
01 Oktober 2026 13:08
01 Oktober 2026 13:51
