Ulfa : Rabu, 17 Juni 2020 16:17
Pelaku Sanima saat diamankan polisi. IST

PINRANG - Polisi membeberkan motif seorang ibu di Kabupaten Pinrang, Samina (27), yang tega menghabisi nyawa anak tirinya berusia 4 tahun inisial MT.

Kapolres Pinrang, AKBP Dwi Santoso mengatakan, kasus pembunuhan tersebut dipicu lantaran Sanima cemburu karena suaminya lebih sayang kepada korban, ketimbang anak kandung pelaku.

"Pelaku merasa jengkel kepada orang tua korban. Karena dia merasa suaminya membeda-bedakan antara korban dengan anak pelaku. Apalagi anak pelaku ini ada kelainan," kata Dwi Santoso, Rabu (17/6/2020).

Selain itu, lanjut Dwi, Samina sudah sering melakukan penganiayaan terhadap korban. Dikarenakan korban tidak pernah menuruti perintah pelaku.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, kalau disuruh korban hanya diam lalu menangis, sehingga membuat pelaku kesal," bebernya.

Diketahui, Samina merupakan janda satu anak. Sedangkan ayah korban adalah duda 1 anak. Keduanya lalu menikah secara siri.

Sebelumnya, bocah perempuan berusia 4 tahun berisial MT, tewas di tangan ibu tirinya, Sanima (27). Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Selasa (16/6/2020).

Kasus tersebut terjadi saat bocah tersebut sedang bersama Samina di dalam rumah. Mereka hanya berdua. Kebetulan, ayah korban sedang pergi bekerja.

Namun sekitar pukul 14.00 Wita, ayah korban ditelepon oleh tetangganya bahwa anak kandungnya sudah meninggal dunia. Sang ayah kemudian meninggalkan pekerjaannya lalu pulang ke rumahnya.

Setibanya di rumah, dia kaget melihat anaknya sudah tidak bernyawa. Namun setelah diperiksa, dia menemukan sejumlah luka di tubuh anaknya. Dia lalu memutuskan melapor polisi pada pukul 21.00 Wita.

"Korban meninggal dunia dengan beberapa luka yang terdapat pada bagian tubuh korban," kata AKBP Dwi Santoso.

Setelah pelaku diamankan lanjut Dwi, pelaku mengaku perbuatannya. Alat yang digunakan untuk membunuh korban adalah pulpen

"Korban ditusuk lebih dari satu kali dengan tempat yang berbeda, sehingga mengakibatkan korban mengalami luka dan meninggal dunia," bebernya.