TAKALAR - Bupati Takalar, Syamsari Kitta menyetujui agar aktivitas tambang yang saat ini berlangsung di Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong untuk ditutup sementara.
Hal ini berdasarkan pada hasil keputusan bersama dalam rapat koordinasi penyelesaian polemik tambang 3C serta melihat reaksi dan kondisi masyrakat yang tinggal di areal sekitar tambang yang kembali melakukan aksi unjuk rasa, Senin (15/6/2020).
"Telah disepakati bersama agar aktivitas penambangan di lokasi tersebut ditutup hingga ada petunjuk dari dinas ESDM Provinsi Sulsel," kata Kadis PTSP, Irwan Yunus.
Seperti diketahui, saat ini Pemkab Takalar mengambil langkah-langkah penanganan masalah tambang di desa tersebut.
Pekan lalu, Pemkab Takalar bersama forkopimda, anggota DPRD, dan Pengelola tambang duduk bersama mencari pemecahan masalah tambang dengan melihat izin tambang dan izin pembuatan kolam ikan dari pihak pengelola.
Dari hasil rapat tersebut, untuk sementara aktivitas tambang ditutup sementara sembari menunggu hasil koordinasi terkait tambang tersebut ke pemerintah provinsi Sulsel.
Selama aktivitas tambang ditutup sementara, tim terpadu akan melaksanakan pengawasan, memonitor, memantau lokasi tersebut.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Dikunjungi Mei 2025 Lalu, Gubernur Andi Sudirman Kini Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Takalar
-
Firdaus Daeng Manye Buka Kemah Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Takalar Tahun 2025
-
Berhasil Turunkan Stunting Hingga 11,4 Persen, Pemkab Takalar Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
-
Annangkasi Kampong Menggema di Pattallassang Takalar, Kolaborasi Warga–Pemerintah Hadirkan Perubahan Nyata
-
Pemkab Takalar Membuka Seleksi Lelang Empat Jabatan JPTP Atau Eselon IIB