Ulfa
Ulfa

Minggu, 07 Juni 2020 11:31

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pria Ini 'Jual' Temannya Sendiri Lewat Aplikasi WeChat

Kasus ini terbongkar berawal dari perasaan curiga pelapor perihal banyak orang tak dikenal mengirimkan pesan ke akun Facebook pribadinya.

BUKAMATA - Seorang pria di Mataram, NTT, diamankan polisi karena menjalankan modus "cewek pesanan" via aplikasi media sosial bernama WeChat.

Pria dengan nama samaran "mawar" tersebut ditangkap berdasarkan adanya laporan seorang cewek yang merasa dirugikan dengan ulah pelaku. Si korban keberatan fotonya dijadikan profil di akun WeChat milik pelaku.

Kasus ini terbongkar berawal dari perasaan curiga pelapor perihal banyak orang tak dikenal mengirimkan pesan ke akun Facebook pribadinya.

Dalam pesan yang dia terima, ada banyak yang mengirimkan kata-kata ajakan dengan bahasa kurang senonoh.

"Kata-kata, yok 'check-in' yok, 'check-in' yok. Nah dapat pesan itu dia kaget," kata
Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa.

Karena merasa risih, pelapor pun mencari jejak di dunia maya. Hasilnya, pelapor menemukan foto dirinya yang diunggah ke akun facebook tampil sebagai foto profil salah satu akun WeChat.

"Dari sana (aplikasi WeChat) dia baru mengetahui ternyata fotonya yang ada di facebook dipakai untuk foto profil WeChat," ucap Kadek.

Setelah mengetahui biang keladinya, pelapor yang sudah geram, langsung menjadikan nama akun pengguna foto profilnya sebagai bahan pelaporan ke pihak berwajib.

Dari laporan tersebut, polisi melacak pengguna akun yang memanfaatkan foto pelapor. Identitas pelaku pun berhasil terungkap, setelah "cyber troops" (pasukan siber) melakukan penelusuran.

"Dari informasi yang kita dapatkan, pelaku langsung kita tangkap di indekosnya, pelaku kita tangkap dalam posisi masih mengenakan jilbab," kata Kadek dilansir Antara.

Pelaku kini mendekam di balik jeruji Mapolresta Mataram. Dari proses pemeriksaan, Kadek mengungkapkan bahwa "mawar" telah mengakui perbuatannya. Dia mengambil foto pelapor dari akun facebook dan menggunakannya sebagai foto profil akun WeChat.

Namun "mawar" dalam keterangannya mengaku nekat melakukan hal tersebut karena alasan sudah saling kenal dengan si pelapor yang pernah satu sekolah ketika duduk di bangku SMP. "Katanya mereka ini masih saling kenal, teman SMP," ujarnya.

Selanjutnya, "mawar" selama membuka layanan "cewek pesanan" via WeChat dengan foto profil pelapor, mengklaim telah mendapatkan keuntungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Jual Teman