Innalillahi, Ketua PDIP Makassar 2010-2020 Berpulang di Ujung Ramadan
Kabar duka menyelimuti PDIP Perjuangan. Salah satu kader terbaiknya, H Bahar Machmud, berpulang tadi malam.
MAKASSAR, BUKAMATA - Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Keluarga besar PDI Perjuangan berduka. Salah satu kader terbaiknya, H Bahar Machmud berpulang tadi malam, Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 21.50 Wita di BM Cafe, Tamangapa Raya.
Itu pertama diketahui dari postingan di media sosial almarhum. "Inna Lillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Telah meninggal Bapakku, H Bahar Machmud," tulis anak almarhum disertai emoticon menangis tiga kali.
Mantan anggota DPRD Makassar dua periode yaitu 2004-2009 dan 2009-2014 dan mantan Ketua PDIP Makassar dua periode 2010-2015 dan 20015-2020 itu, mengembuskan napas terakhir akibat penyakit gagal hati. Penyakit itu diderita sejak 2019 lalu, membuat almarhum harus menepi dari dunia politik.
Salah seorang kolega almarhum di partai besutan Megawati Soekarnoputri itu, RudY Pieter Goni merasa sangat kehilangan. Menurutnya dia bersama-sama almarhum, memulai di PDIP sebagai ketua PAC. Haji Bahar di Ujung Tanah, Rudy di Ujung Pandang.
"Sosok yang samgat bersahaya dan bersahabat. Saya sangat kehilangan adik, sahabat dan saudara," ungkap Rudy.
Sejumlah prestasi ditorehkan almarhum saat memimpin PDIP Makassar. Dalam 2 periode kepemimpinan, perolehan kursi PDIP di DPRD Makassar mengalami peningkatan. Pada Pileg 2019 ini, PDIP berhasil meraih 6 kursi dan berhak menduduki unsur pimpinan DPRD.
Salah satu kunci keberhasilan PDIP Makassar, bisa dilihat dari perolehan kursi di Dapil Biringkanaya-Tamalanrea. Dalam beberapa perhelatan Pileg terakhir, PDIP tidak pernah mendapatkan kursi di Dapil ini. Namun di Pileg 2019 ini, PDIP bahkan bisa meriah 2 kursi.
Rencananya, almarhum akan dikebumikan hari ini, Sabtu, 23 Mei 2020.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
