BANTAENG, BUKAMATA - Jumat, 22 Mei 2020, Immank (28) dan Aspar (27) baru saja usai sahur. Kedua nelayan itu lantas menjalankan perahunya ke tengah laut. Pukul 03.00 Wita ketika itu.
Sekitar pukul 04.00 Wita, perahu sudah di perairan Ujung Katinting, ketika ombak besar menggulung. Perahu pun terbalik.
Keduanya lantas berpegangan pada sisi perahu yang masih mengapung. Perahu itu terbuat dari fiber. Salah seorang sempat menelepon temannya di BPBD Bantaeng. Dia memberikan koordinat, sehingga memudahkan Tim SAR gabungan langsung menemukan mereka.
Empat jam terapung, keduanya berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan. Titik mereka 2 mil dari pantai. Perahu mereka ditarik ke pantai.
"Korban selamat. Sementara perahu korban sedang kita tarik ke pesisir," ujar Koordinator Basarnas Bantaeng Arman Amiruddin.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Hipertensi & Diabetes Jadi Sorotan, Mahasiswa Unhas Buka Layanan Pemeriksaan Gratis di Bantaeng
-
Bupati Luwu Utara Lepas 37 Peserta FASI XII ke Bantaeng
-
Bantu Keuangan Bantaeng, Gubernur Andi Sudirman Kembali Gelontorkan Rp 7 Miliar
-
Tasrif Labandu Jabat Ketua PHRI Bantaeng, Ini Harapan Anggiat Sinaga
-
Dubes RI Sebut Sungai Aare di Swiss Sering Telan Korban, 15-20 Kasus Pertahun