MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan, mengagendakan rapid test secara massal. Menyasar dua wilayah yang jadi titik episentrum penyebaran Covid-19 di Sulsel, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Rencananya, bakal dilakukan mulai 12 Mei mendatang. Sebanyak 30 ribu alat rapid test telah disiapkan. Nantinya, rapid test akan menyasar kelompok-kelompok masyarakat yang dianggap berisiko.
"Kita akan melakukan rapid test massal di pasar-pasar, driver ojol, toko-toko besar yang diizinkan untuk buka, serta bagi para tukang parkir," ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, dr Ichsan Mustari dalam sesi video conference Jumat (8/5/2020) malam.
Menurutnya, persiapan telah dilakukan. Termasuk berkoordinasi dengan tim gugus tugas di dua daerah tersebut. Rapid test massal ini, kata Ichsan, dilakukan karena sudah banyak kelompok rentan yang sulit terdeteksi apakah terjangkit Covid-19 atau tidak.
"Makanya kita screening mereka yang punya potensi untuk menjangkitkan. Jadi tujuan kita melakukan rapid test ini adalah untuk mencoba mencari orang-orang penyebar virus yang ada di tempat-tempat yang ramai," tambahnya.
Jika ada yang reaktif, kata Ichsan, maka mereka akan diisolasi di Swiss-Belhotel atau di Hotel Harper yang telah disediakan oleh Pemprov.
Khusus Kota Makassar, rapid test massal rencananya akan dilakukan selama empat hari. Terhitung mulai 12 hingga 15 Mei. Menyasar 16 lokasi keramaian yang tersebar di Kota Makassar. Estimasinya, empat pasar akan disasar dalam sehari.
BERITA TERKAIT
-
Ekonomi Sulsel Tumbuh 6,88 Persen, Sekda Jufri Rahman Paparkan Kinerja TPAKD di Ajang Nasional
-
Pemprov Sulsel Siap Dinilai Ombudsman, Tiga OPD Jadi Lokus Penilaian Pelayanan Publik
-
BKD Sulsel Luncurkan FAST ASN, Inovasi Digital Percepat Pengisian Jabatan Berbasis Talenta
-
Sambut Tim Asesor UNESCO, Gubernur Sulsel Minta Pendampingan Tingkatkan Daya Tarik Maros Pangkep
-
Fatmawati Rusdi Kukuhkan 241 Pramuka Garuda Kwarcab Makassar