BUKAMATA - Pandemi Covid-19, mengharuskan kita tinggal di rumah. Apalagi dalam suasana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti sekarang ini. Bulan puasa pun jadi agak berbeda dari tahun sebelumnya. Ada suasana baru.
Rasa bosan tinggal di rumah pasti ada. Seperti itu pula yang dirasakan Andi Riana Safitri. Namun, gadis 24 tahun ini, membunuh rasa bosan itu dengan lebih rajin menata rumah, membaca buku, nonton film, bermain game, belajar memasak, dan menyusun sejumlah rencana untuk ke depannya.
Rasa sedih juga dirasakan Riana, menikmati Ramadan dalam kondisi covid-19 seperti ini. Tetapi ini bukan akhir segalanya. Menurut wanita yang berprofesi sebagai wiraswasta ini, kita tetap harus semangat menjalani puasa di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
"Dengan adanya wabah covid-19 ini marilah seluruh kaum muslimin, senantiasa memperkuat iman dan taqwa kepada Allah SWT. Jadikanlah bulan Ramadan kali ini sebagai momentum buat mencari banyak pahala. Dan mari kita berdoa semoga covid-19 ini segera berlalu," harapnya.
Ramadan tahun ini kata gadis Aquarius ini, benar-benar berbeda dari biasanya. Kemeriahan ibadah jauh berkurang dari Ramadan tahun sebelumnya. Ibadah kali ini kata dia, dihadapi dengan rasa kewaspadaan akibat covid-19.
Riana rindu salat tarawih berjemaah, kangen acara buka puasa bersama, terkenang ngabuburit menunggu azan magrib, dan membayangkan meriahnya sahur on the road.
Kini dia lebih banyak di rumah, menjaga imunitas tubuh dengan banyak mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka puasa, tidur yang cukup, berolahraga, dan minum air putih lebih teratur.
Dia memetik hikmah dari suasana pandemi ini. Dapat berkumpul dengan keluarga yang selama ini sibuk dengan aktivitas masing-masing, menyadarkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan, juga intropeksi diri.
Memang tak semua harus tinggal di rumah. Banyak profesi yang tetap dituntut beraktivitas di luar. Kepada mereka, Riana menitip tips agar tetap bugar dan produktif di masa pandemi. Menurutnya, social distancing tetap diperhatikan, kebersihan tangan harus tetap terjaga, juga tetap makan makanan yang bergizi.
Jodoh memang di tangan Tuhan. Tetapi Riana tetap memiliki kriteria pria yang akan mendampinginya kelak. Yang pasti, rajin beribadah, juga berperilaku serta bertutur kata lembut.
Saat ini, jarak memang harus dijaga, namun hubungan harus tetap harmonis. Menjaga komunikasi kata Riana adalah kuncinya, di samping menjaga kepercayaan, dan saling memahami satu sama lain. (*)
_____________________
DATA DIRI
Nama : Andi Riana Safitri
Umur : 24 tahun
Pekerjaan : wiraswasta
Agama : Islam
Hoby : nonton film
Zodiak : Aquarius
TAG
BERITA TERKAIT
-
Telkomsel Regional Sulawesi Catat Kenaikan Trafik Broadband 18,2 Persen Selama Ramadan - Idulfitri 1446 H
-
Wali Kota Makassar Tarawih Bersama Warga, Ingatkan Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadan
-
Ini Cara Tingkatkan Kualitas Ibadah Saat Ramadan, Salah Satunya Jaga Salat Wajib
-
Bank Indonesia Hadirkan Kendaraan Kas Keliling pada Program SERAMBI 2025 di Kepulauan Selayar
-
Momen Mengharukan di Liga Europa: Laga Real Sociedad vs Manchester United Dihentikan untuk Berbuka Puasa