Pelanggaran Dimana-mana, Pj Walikota Makassar Tetap Saja Optimis PSBB Tak Diperpanjang
Peneraban PSBB di Makassar tinggal tiga hari, namun sejumlah ruas jalan masih tampak ramai. Bahkan, beberapa toko non sembako masih ada yang beroperasi.
MAKASSAR - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar tersisa tiga hari lagi. Nyatanya di lapangan, pelanggaran masih saja mendominasi.
Sejumlah ruas jalan masih tampak ramai. Bahkan, beberapa toko non sembako masih ada yang beroperasi. Sebut saja, toko peralatan kantor dan perlengkapan anak sekolah, yakni Toko Agung di Jalan Ratulangi.
Hal ini memaksa Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iman Hud turun langsung melakukan penertiban, Senin (4/5/2020). Aksi pegawai toko yang masih saja membandel sempat membuat Iman Hud terpaksa adu mulut.
Meskipun demikian, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb tetap saja menyampaikan optimismenya bahwa PSBB tidak akan diperpanjang. Apalagi, katanya, jika selama tiga hari kedepan kepatuhan warga terus menunjukkan peningkatan.
“Kita masih akan terus pantau hingga hari terakhir. Yang kita lihat selama ini angka pertambahan pasien yang positif relatif cenderung menurun, demikian juga tingkat kepatuhan warga menjalankan aturan PSBB juga cukup bagus," katanya saat dimintai keterangan di Posko Covid-19 Kota Makassar, Jalan Nikel Raya, Senin (4/5/2020).
"Namun, kita tentu masih akan melihat hingga hari terakhir dan berkordinasi dengan Gugus Tugas Provinsi untuk dilakukan evaluasi dan melihat opsi-opsi yang akan diambil selanjutnya," tambah Iqbal.
Disisi lain, ia menyambut gembira terkait penerapan PSBB di Kabupaten Gowa. Langkah tersebut, katanya, sebagai perpaduan yang bagus dari PSBB yang sudah berjalan di Makassar.
"Artinya baik yang dari Gowa ke Makassar maupun sebaliknya semakin ter-screening lebih ketat. Kita berharap mobilitas warga semakin jauh berkurang menyusul PSBB di Gowa," ujar Iqbal.
Pada kesempatan tersebut, Iqbal kembali mengajak warga yang merasa pernah melakukan kontak dengan pasien positif untuk memanfaatkan rapid test gratis yang disediakan oleh Pemkot Makassar.
“Kami sangat berharap kepada yang pernah kontak dengan pasien positif, silahkan datang ke puskesmas untuk dilakukan rapid test secara gratis. Begitu pula jika ada kelompok masyarakat tertentu yang merasa perlu untuk melakukan rapid test silahkan datang. Akan kami layani di puskesmas," pungkasnya.
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:43
