Ulfa : Jumat, 01 Mei 2020 11:57
Agustina Rahayu. IST

MAKASSAR - Umat muslim di suluruh dunia, termasuk Indonesia, sedang menjalani ibadah puasa. Namun buluan Ramadhan kali sedikit berberda karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut juga dirasakan Agustina Rahayu. Wanita berusia 26 tahun ini mengatakan, nuasa Ramadhan kali ini sedikit berbeda karena ibadah seperti salat tarawih yang biasa dilakukan secara berjamaah di masjid, kini dilakukan di rumah.

"Nuansa Ramadhanpnya yang berbeda, kalau dulu sangat kental nuansa syiar Islam-nya, kalau sekarang lebih redup mungkin diakibatkan karena anjuran pemerintah untuk ibadah masing-masing di rumah," kata Rahayu dalam edisi Ramdhan Bukamatanews, Jumat (1/5/2020). 

Karyawan BUMD ini menyebut, hal yang paling dirindukan dari puasa-puasa sebelumnya adalah ngabuburit hingga buka bersama dengan keluarga dan kerabat.

"Yang paling dirindukan yah itu tadi nuansa Ramdhan-nya, bisa tarawih bareng keluarga dan sahabat-sahabat di masjid, kemudian ngabuburit, kemudian shopping, buka puasa bersama dan sahur on the road," bebernya.

Selama puasa di tengah pandemi, Rahayu mengaku masih tetap bekerja. Namun, jam kerjanya saat ini sudah dikurangi.

"Aktivitas saya sendiri yaitu olahraga, tentunya berjemur di pagi hari. Saya masih tetap kerja walaupun tidak seperti hari-hari biasanya, hanya beberapa hari dalam seminggu dan jam kantor juga pulang lebih cepat," ucap wanita yang hobby travelling itu.

Selain itu, Rahayu juga membagikan tips buat Anda yang masih tetap bekerja saat puasa di tengah pandemi Covid-19.

"Tentunya tetap beribadah semata karenaaa Allah, meskipun dalam kondisi yang serba keterbatasan seperti saat ini, dan juga tetap disiplin jalankan anjuran pemerintah untuk stay at home," katanya.

"Menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menjaga kesehatan tubuh, positif thinking, dan tentunya slalu berdoa agar wabah pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, karena saya yakin doa kita semua akan diijabah Allah SWT apalagi di bulan Ramadhan ini," pungkasnya.

TAG