Ulfa : Rabu, 29 April 2020 20:32
IST.

MAKASSAR - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Rabu (29/4/2020).

Pelantikan AIA digelar dalam rapat virtual yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel. Bertempat di ruang rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta.

Hadir pula dua anggota Komisi V DPR RI, masing-masing Haji Bakri dan Nurhayati Monoarfa. Sementara anggota komisi lainnya menyaksikan secara virtual dari berbagai daerah.

Usai dilantik, AIA menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga berjanji akan menjalankan tugas kedewanan yang diembannya itu semaksimal mungkin.

"Saya akan menjalankan tugas secara maksimal, baik dalam hal pengawasan, legislasi hingga penganggaran yang berpihak kepada rakyat," tegas legislator DPR RI dua periode tersebut.

Menurut AIA, sebagai kader Partai Gerindra dan wakil rakyat dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II, dirinya berjanji akan menjalankan penuh mandat dari partai dan konstituennya.

"Saya tidak memiliki agenda khusus. Saya hanya akan menjalankan amanat partai dan mandat konstituen agar jabatan yang saya miliki dapat bermanfaat dan berkontribusi kepada rakyat banyak," katanya.

Menurut AIA, jabatan barunya di Senayan tersebut sama sekali tidak akan mengganggu roda organisasi DPD Partai Gerindra Sulsel yang saat ini dinakhodainya.

"Sebagai anggota DPR RI dari dapil Sulsel II, tentu rutinitas kami dalam mengunjungi dapil cukup sering. Dan waktu kunjungan ataupun reses tersebut, dapat kami maksimalkan penggunaan waktunya untuk sekalian mengurusi partai di Sulsel," pungkasnya.

Diketahui, Komisi V adalah komisi yang penting dan strategis karena bermitra dengan lembaga negara yang memiliki sejumlah program prioritas pemerintah. Baik bidang infrastruktur, perhubungan dan lain sebagainya.

AIA sendiri didaulat menggantikan Ahmad Riza Patria yang terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Riza Patria telah mendampingi Anies Baswedan sejak dilantik 15 April lalu oleh Presiden Joko Widodo.

TAG

BERITA TERKAIT