Ulfa : Selasa, 28 April 2020 19:06
Muttaqien Yunus. IST

MAKASSAR - Ketua DPD Partai Gelora Makassar, E.Z. Muttaqien Yunus angkat bicara terkait beredarnya foto permohonan DPRD untuk keringanan cicilan kredit.

Pria yang disapa Aking ini berharap, anggota DPRD lebih peka terhadap permasalahan di masyarakat.

"Saya berharap teman-teman di dewan lebih peka terhadap permasalahan di masyarakat dan mendahulukan kebutuhan masyarakat. Kalaulah ada permohonan keringanan kredit yang diajukan oleh dewan itu sebaiknya berlaku untuk seluruh kalangan, bukan hanya segelintir orang," kata Aking, Selasa (28/4/2020).

Saat ini, lanjut Aking, ada banyak karyawan yang dirumahkan dan di PHK karena pandemi Covid-19.

"Ada banyak karyawan yang di PHK, pengusaha yang tidak berjalan usahanya, pegawai yang dirumahkan tetapi mereka semua tetap dituntut melunasi cicilan. Sementara teman-teman di dewan gajinya kan masih bisa berjalan," ujar Aking.

Untuk itu, Aking meminta kepada para anggota dewan harus mengutamakan masyarakat ketimbang nasib sendiri.

"Di tengah pandemi seperti ini jangan sampai kita memakai prinsip Save Our Self (selamatkan diri masing-masing), sebaiknya kita mengedepankan Save Our Solidarity (selamatkan solidaritas kita). Kalau setiap orang menyelamatkan diri masing-masing dan mengedepankan ego pribadi potensi chaos ke depannya bisa saja terjadi," pungkasnya.

Diketahui, Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler meminta sejumlah bank untuk memberikan keringanan cicilan bagi para anggota DPRD, dan ASN melalui surat bertanggal 27 April 2020.

Surat tersebut ditujukan kepada lima kantor cabang bank di Malili: Bank Sulsebar, BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN. Dan satu lagi Bank Mandiri cabang Sorowako

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga mengajukan surat permohonan penangguhan pembayaran angsuran pinjaman dan bunga, atau keringanan kredit bagi anggota DPRD Bulukumba dan aparatur sipil negera (ASN).

BERITA TERKAIT