BUKAMATA - Seorang gadis berinisial PM (20) disekap di rumah pacarnya, AAM (19), selama lebih satu bulan.
Mulanya, PM dan AAM berkenalan di Jakarta, beberapa bulan lalu. Setelah saling kenal dan tertarik satu sama lain, keduanya sepakat untuk pergi ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Jumat 13 Maret 2020.
Keduanya berangkat menggunakan bus. Setiba di Garut, gadis tersebut tinggal bersama di rumah AAM yang terletak di kawasan Rengganis, Kecamatan Garut Kota.
Selama muda-mudi itu tinggal bareng, orang tua AAM berada di luar kota. Hanya ada nenek AAM di hunian tersebut.
Awalnya semua baik-baik saja. Dua minggu setelah itu, PM mulai tak kerasan. Dia ingin pulang ke rumah orang tuanya di Jakarta.
Saat itu, korban mulai mendapat perlakuan kasar dari tersangka. AAM beberapa kali menyiksa PM.
"Berdasarkan pengakuan dari tersangka demikian (memukuli korban). Alasannya karena korban ini nangis terus," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng.
Tak hanya memukuli korban, pelaku juga sempat menyundut korban dengan puntung rokok. Kejadian tersebut berlangsung Kamis (23/4) pagi.
Bagaimana awal kasus tersebut terbongkar? "Karena korban tidak tahan, akhirnya dia kabur. Saat tersangka tidur, dia kabur dan meminta bantuan warga setempat," ujar Maradona dilansir Detikcom, Sabtu (25/4/2020).
Warga yang mengetahui hal itu langsung melapor polisi. Tim Resmob Satreskrim Polres Garut kemudian dikerahkan ke lokasi. Setelah mengamankan korban, petugas kemudian menangkap tersangka yang tengah tertidur pulas di rumahnya.
"Tersangka kami amankan dan langsung kami bawa untuk dilakukan proses lebih lanjut," ujar Maradona.
BERITA TERKAIT
-
Dianiaya Kekasih, Perempuan di Bone Alami Luka Lebam di Sekujur Tubuh
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Viral Video Dugaan Penganiayaan Ibu dan Anak Balita oleh Mantan Suami di Takalar
-
Tak Terima Ditegur Saat Ugal-ugalan Berkendara, Dua Pemuda di Bone Aniaya ASN
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas