Ulfa : Rabu, 22 April 2020 20:10

PAREPARE - Pandemi virus corona (Covid-19) membuat sejumlah sektor prekonomian lumpuh total. Tak terkecuali bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Parepare.

Para pelaku UMKM di Kota Parepare terpaksa harus memutar otak untuk membayar tagihan jaringan Indihome di tengah covid-19. Pasalnya sejak virus tersebut mewabah di Indonesia berdampak pada omset penjualan yang dialami oleh para pelaku UMKM yang ada di Parepare.

Pemberlakuan kebijakan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah dan segala aktivitas yang sifatnya berkumpul, serta aktivitas perkantoran dibatasi, dan sekolah diliburkan berdampak besar bagi para pelaku UMKM.

Kendati demikian pihak manajemen PT. TELKOM Indonesia tetap memberlakukan iuran tagihan Indihome secara normal tanpa ada kompensasi apapun. Hal ini membuat para pelaku UMKM di Kota Parepare menjerit membayar tagihan indihome ditengah pandemi korona.

Salah seorang pelaku UMKM Sappe, mengungkapkan sejak covid-19, omset warung makannya menurun drastis hingga 99 persen.

"Ya sejak corona masuk di Indonesia, omset warung kami menurun drastis 99 persen, belum lagi bayar wifi indihome Rp. 410.000 perbulan. Kami berharap pihak Telkom sebagai perusahaan BUMN ada sedikit kompensasilah," katanya.

Hal serupa juga dirasakan pemilik usaha jasa print out, Nani. Dia mengeluhkan pembayaran Indihome yang masih normal tanpa ada kompensasi,

"Sejak adanya wabah ini pak, omset kami menurun sekali, apalagi sekolah, kantoran dan anak kuliahan diliburkan, baru usahaku haruspi pakai jaringan internet tapi tetap bayar Wi-Fi Indihome normal tanpa ada kompensasi sedikitpun," ungkapnya.

Para pelaku UMKM berharap bisa memberikan angin segar berupa kompensasi tagihan Indihome, khusus bagi pelaku UMKM untuk meringankan biaya kebutuhannya setiap hari di tengah pandemi.