MAKASSAR - Sejumlah mahasiswa Jurusan Keperawatan UIN Alauddin Makassar kini tidak bisa kembali ke kampung halamannya. Itu karena dampak virus corona (Covid-19), Sabtu (18/04/2020).
Hal ini membuat pihak Jurusan Keperawatan UIN Alauddin bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Sulsel, menyalurkan paket pangan kepada mahasiswa perantau, dengan sistem pengantaran ke kost masing-masing yang berada di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Nur Al Marwah Asrul, salah satu Dosen Jurusan Keperawatan UIN mengatakan, inisiatif ini adalah wujud kepeduliaan para dosen di Jurusan Keperawatan.
"Agar mahasiswa-mahasiswa yang masih di tinggal di kos dapat tetap bertahan, dan menahan diri untuk tidak pulang kampung sesuai dengan anjuran pemerintah," kara Marwah.
Dengan bantuan dari Dompet Dhuafa Sulsel, saat ini ada 17 mahasiswa yang menjadi penerima bantuan di tahap pertama ini.
"InsyaAllah dengan semakin banyak donasi yang masuk akan semakin banyak juga mahasiswa-mahasiswa yang akan dijangkau, karena program ini juga sejalan dengan program 1.000 Kado Pangan Untuk Kawan yang digagas oleh Dompet Dhuafa Sulsel," kata Rahmat HM, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel.
BERITA TERKAIT
-
BI Buka Suara Soal Temuan Sertifikat Palsu Rp 700 Triliun di UIN Makassar
-
Mahasiswa Jurnalistik UIN Belajar Public Relation dan Kehumasan di Hotel Claro Makassar
-
Hadiri Pengukuhan Tiga Guru Besar UIN Alauddin, Rektor Hamdan Juhannis: Prof Zudan Pemimpin yang Visioner
-
Prodi Jurnalistik UIN Alauddin Gelar PKTI, Upaya Pemahaman KTI Lebih Awal
-
Tingkatkan Keterampilan di Lapangan, Mahasiswa Ilkom UIN Alauddin Kunjungi Prokopim Kota Makassar