Redaksi : Jumat, 17 April 2020 10:38
Ketapel dan anak panah diamankan petugas. (Foto: detik)

MAKASSAR, BUKAMATA - Sudah tiga malam berturut-turut, tawuran berlangsung di Jalan Kumala Dua, kota Makassar, Sulsel. Pemicunya ketersinggungan Edo (25), yang tidak terima ditegur Adam. Dia ditegur karena kerap mengumpulkan rekan-rekannya di tengah pandemi corona.

Akibatnya, Edo dan kawan-kawannya, menyerang Adam yang juga dibela warga setempat. Tawuran tak terelakkan.

Saat dibubarkan petugas, Edo membidikkan panah dan mengenai dada Bripda Afriadi.

Tadi malam, Unit Resmob Polsek Tamalate, menangkap Edo yang diduga biang rusuh di rumahnya. Saat diminta menunjukkan temannya yang membuat busur, Edo membetontak dan berusaha kabur. Terpaksa petugas menghadiahi timah panas di betisnya.

"Pada saat pengembangan, dari tim opsnal langsung penunjukan TKP untuk mencari temannya yang membuat busur. Pada saat di jalan, dia berusaha melarikan diri sehingga dilumpuhkan dengan cara ditembak kedua betisnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Ramli, Jumat (17/4/2020).

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita ketapel dan anak panahnya yang digunakan pelaku membusur petugas.

TAG

BERITA TERKAIT