Usulan PSBB di Makassar Sudah Dikirim ke Pusat, Tinggal Tunggu Persetujuan
Nurdin Abdullah mengaku telah meneken usulan PSBB yang diajukan Pemkot Makassar itu. PSBB di Makassar pun tinggal menunggu persetujuan pemerintah pusat.
MAKASSAR - Draft usulan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar sudah rampung. Hari ini, Rabu (15/4/2020) surat usulan tersebut telah resmi dikirim ke pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku telah meneken usulan PSBB yang diajukan Pemkot Makassar itu. PSBB di Makassar pun tinggal menunggu persetujuan pemerintah pusat.
"PSBB di Makassar sudah (diajukan). Saya sudah tanda tangan tadi, Wali Kota Makassar sudah mengusulkan dan dikirim ke Kementerian Kesehatan (untuk disetujui atau ditolak)," ungkap Nurdin, Rabu (15/4/2020).
Nurdin menyebut baru Kota Makassar yang mengajukan PSBB di Sulsel. Sementara itu, Kabupaten Gowa dan Maros belum memutuskan untuk mengusulkan.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari turut membenarkan hal tersebut.
"Kami telah mengirimkan surat usukan PSBB Kota Makassar ke Kemenkes. Lengkap dengan data-data yang diperlukan untuk penerapan PSBB itu," jelasnya dalam sesi konferensi video, Rabu (15/4/2020) malam.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin berharap jika nantinya usulan penerapan PSBB di Kota Makassar diterima akan berdampak positif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Kita berharap seperti itu. Apalagi kita melihat kasus positif corona di Kota Makassar terus melonjak secara signifikan. Meski sebenarnya pembatasan dalam skala kecil sudah kita lakukan," kata Naisyah.
Menurutnya, Kota Makassar sudah menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Sulsel. Menyelamatkan Kota Makassar, sama dengan menyelamatkan masyarakat Sulsel dari ancaman wabah virus mematikan itu.
"Dari 15 kecamatan di Kota Makassar, tinggal 3 kecamatan yang belum terpapar baik ODP, PDP maupun positif. Yakni Kecamatan Sangkarrang, Bontoala dan Kecamatan Ujung Tanah. Sementara hampir 50 persen kelurahan sudah ada ODP, PDP maupun kasus positifnya," pungkas Naisyah.
Per hari ini, Rabu (15/4/2020), sudah ada 171 pasien positif corona di Kota Makassar. Jumlah ODP sebanyak 466 orang, serta PDP sebanyak 180 orang.
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
