PAPUA, BUKAMATA - Bertempat di rumah duka di jalan poros kurik distrik Merauke, upacara pemakaman Briptu Marcelino Rumaikewi berlangsung haru. Isak tangis keluarga mengantarkan almarhum ke tempat keabadian untuk menghadap Sang Pencipta.
Kapolres Merauke AKBP A.Ary Purwanto didampingi oleh Bupati Frederikus Gebze. SE.,M.Si memimpin upacara pemakaman almarhum Briptu Marcelino Rumaikewi, yang dilakukan secara dinas kepolisian siang kemarin, Selasa 14 April 2020, pukul 12.25 WIT.
Prosesi pemakaman diawali kegiatan keagamaan di rumah duka, yang dilanjutkan dengan upacara pemakaman secara dinas dengan menyerahkan jenazah kepada pihak kepolisian, untuk kemudian diantarkan menuju pekuburan umum Distrik Kurik. Dalam upacara pemakaman tersebut, turut dihadiri peserta yang terdiri peserta upacara 1 peleton kelompok perwira, 1 peleton Brimob Merauke, 1 peleton Dalmas dan Polair dan 1 peleton staf Polres Merauke. Komandan upacara adalah Ipda Eko Irianto, SHi, Paup Iptu Alex Gura dan Iptu Beny Maulani.
Dalam amanatnya, Kapolres Merauke AKBP A. Ary Purwanto mengatakan, gugurnya almarhum Briptu Marcelino Rumaikewi di Mamberamo Raya pada tengah-tengah masa paskah dan di tengah-tengah situasi Republik Indonesia yang saat ini sedang dilanda virus Covid 19, adalah kehilangan yang besar.
"Kita kehilangan putra terbaik bangsa yaitu Briptu Pol Marcelino Rumaikewi, tentunya duka ini menjadikan beban yang sangat berat bagi keluarga, mama, saudara, saudara, seluruh kerabat dekat almarhum. Saya ajak untuk mendoakan mudah-mudahan arwah almarhum bisa diterima Tuhan Yang Maha Kuasa dan diampuni dosa-dosanya, “ ujar AKBP Ary.
“Keluarga besar Polri berduka dan merasa kehilangan. Saya menyampaikan bela sungkawa yang sebesar-besarnya terhadap keluarga korban,” lanjutnya.
AKBP Ary yakin dan percaya, kepergian almarhum dapat memberikan hikmah yang bear di kemudian hari.
"Terkait dengan kepergian almarhum juga saya mengimbau kepada anggota Polri dan masyarakat, untuk dapat menerima dengan lapang dada. Meski ini adalah hal yang berat, namun kita tidak boleh melaksanakan kegiatan kegiatan yang kontraproduktif yang nantinya dapat membuat permasalahan yang baru,” ungkapnya.
Kapolres juga menyampaikan, Kapolda dan Pangdam sudah berangkat ke Mamberamo Raya untuk melaksanakan penyelidikan terhadap peristiwa yang terjadi. "Dan kita percayakan kepada pimpinan-pimpinan kita baik TNI maupun Polri, supaya permasalahan-permasalahan yang terjadi dapat jelas dan terang. Dengan tentunya konsekuensi terhadap para pelaku nanti, pihak keluarga dapat berkoordinasi dengan Polres Merauke, hingga mengupdate apa yang menjadi hasil penyelidikan yang saat ini masih berlangsung,” ungkapnya.
BERITA TERKAIT
-
Kapolres Jeneponto Mohon Doa Atas 1 Anggotanya yang Tertembak saat Kantornya Diserang OTK
-
Seorang Polisi Tewas di Musala Polres Selayar, Ada Lubang Peluru di Dada Kirinya
-
74 Anggota TNI Jadi Tersangka Penyerangan Polsek Ciracas
-
Tabrak Truk Berhenti di Barru, Kasat Reskrim Mamuju Tewas
-
Dikira Dibegal, Briptu Andry Ternyata Tewas Ditabrak Oknum TNI