MAKASSAR, BUKAMATA - Di tengah pandemi Corona, Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Makassar mendukung program ketahanan pangan pemerintah dengan melaksanakan kegiatan memanfaatkan lahan yang masih kosong .
Kegiatan yang dilaksanakan Personel Fasharkan Makassar tersebut, yaitu dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di sekitar bengkel Fasharkan Makassar, untuk bercocok tanam berbagai jenis tanaman pangan. Di antaranya singkong, kacang, terong, tomat, dan cabai. Selain itu juga tanaman obat -obatan seperti jahe, kunyit, lengkuas dan sere.
"Dengan situasi dan kondisi sekarang ini perlu mendukung program pemerintah ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan kosong yang hasil bercocok tanam nanti bisa dimanfaatkan oleh seluruh keluarga besar Fasharkan Makassar," ujar Kepala Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Kafasharkan) Makassar Kolonel Laut (T) Christanto Pratomo, M.A.P di Mako Lantamal VI, Selasa (14/04/2020).
Kolonel Laut (T) Christanto Pratomo, M.A.P menjelaskan, selama proses pemeliharaan tanaman, para prajurit Fasharkan Makassar selalu memperhatikan faktor kesehatan yaitu dengan memakai masker dan tetap mengatur jarak (Social Distancing) untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).
"Manfaat yang didapat dari kegiatan tersebut, selain dapat membantu pemerintah melaksanakan program ketahanan pangan juga dapat mensejahterakan personel Fasharkan Makassar, yang tentunya tetap dengan mengedepankan protokol pencegahan dan pengendalian Corona," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Jalur Langit Prajurit Kodaeral VI: Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri
-
Ladokdi TNI AL dan Walkot Makassar Kolaborasi Pemeriksaan Gigi Gratis Bagi Warga
-
Balap Perahu Katinting di Takalar Pecah, Daeng Manye Sebut Potensi Ekonomi Warga Pesisir
-
Prajurit TNI AL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Pulau Barrang Caddi
-
Danlantamal VI Hadiri Launching 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Dorong Penguatan Ekonomi Desa