PAPUA, BUKAMATA - Sekelompok pasukan pemburu dari TNI-Polri, diposting fotonya oleh anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).
Mereka menyerupai gaya pasukan TPNPB-OPM di hutan. Karenanya, TPNPB-OPM dalam fanpage Facebook The TPNPB News, meminta anggotanya mewaspadai orang-orang bergaya seperti itu.
"Pasukan TNI/POLRI yang bertugas di Papua, mengejar anggota TPNPB di medan dengan jalan harus menyerupai cara berpakaian kita. Berpakaian biasa, tidak rapi, pake kalung (yerak agen), noken gantung di leher, pakai sepat lumpur," ujar juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.
Cuma Sebby mengingatkan, meski mereka berpakaian seperti itu, kulit mereka tidak anti peluru.
"Pemikiran itu sangat konyol. Sebenarnya itu cuma kebiasan, budaya, karakter hidup orang Papua.
Banyak kenyataan di lapangan bahwa mereka lakukan seperti itu juga, tetap dapat tertembak karena itu bukan anti peluru dan juga warna kulit, rambut lurus itu tidak bisa disamakan," jelas Sebby.
Saat ini, pasukan gabungan TNI-Polri, terus memburu TPNPB-OPM di pegunungan Bintang. Itu pasca penembakan di kantor PT Freeport yang menewaskan salah seorang karyawan PT Freeport asal Selandia Baru.
Beberapa markas TPNPB-OPM berhasil direbut. Anggota OPM saat ini makin terpojok hingga ke puncak gunung.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pilot Susi Air yang Disandera OPM Akhirnya Bebas Lewat Negosiasi
-
Tiba di Makassar, Jemaah Haji Asal Papua Barat Menginap di Asrama Haji Sudiang
-
Komandan Koramil 1703-04/Aradide Tewas di Tangan OPM
-
Paulus Minta Gubernur Papua Mundur dari Jabatanya: Tidak Pantas Jadi Pemimpin
-
Bahas Daerah Otonomi Baru, Majelis Rakyat Papua Barat Temui Presiden Jokowi