MAKASSAR, BUKAMATA - Minggu, 29 Maret 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 04.40 Wita. Azan subuh berkumandang di ruang tahanan lantai 3 Mapolda Sulsel. Sebanyak 15 orang tahanan meminta sarung kepada petugas jaga.
Alasannya, mereka akan pakai salat. Tapi, bukannya dipakai salat. Justru dipakai untuk cara yang salah. Sarung itu mereka ikatkan satu sama lain, lalu digunakan untuk kabur dari lantai 3.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kompol Ibrahim Tompo membenarkan ada 15 orang tahanan yang kabur. Namun, satu orang sudah diamankan.
Ibrahim meminta kepada para tahanan yang kabur menyerahkan diri. Demikian pula para keluarga dari para tahanan, diminta kooperatif terhadap pihak kepolisian.
"Kita imbau kepada yang bersangkutan menyerahkan diri dan keluarganya diminta menginformasikan keberadaan para tersangka tersebut," tegasnya.
Ibrahim juga mengakui ada pelanggaran prosedur saat kejadian ini terjadi. Pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
"Benar, dari kemarin hanya saya silent saja. Kabur lewat terali ventilasi di lantai 3 ruang tahanan. Ada kelalaian anggota. Itu nanti akan dievaluasi," kata Ibrahim Tompo.
"Insyaallah ini jadi bahan evaluasi bagi kita, untuk membenahi sistemnya," imbuhnya.
Tahanan yang kabur itu merupakan tahanan baru. Dari berbagai kasus. Di antaranya, kasus narkoba.
BERITA TERKAIT
-
Polda Sulsel Hentikan Penyelidikan Kasus Penyebaran Konten Pornografi Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
Dari Sidik Jari, DVI Polda Sulsel Berhasil Identifikasi Korban Kedua Pesawat ATR 42-500, Pramugari Florencia Lolita Wibisono
-
20 Polisi Nakal di Sulsel Dipecat Sepanjang Tahun 2025
-
Kapolda Sulsel Kirim 100 Personel Brimob Pilihan Bantu Penanganan Pasca Bencana Sumatera
-
Bukti Polda Sulsel di Sidang Praperadilan, Irman Yasin Limpo dan Andi Pahlevi Tidak Pernah Terima Uang dari Bahar Ngitung