MAKASSAR, BUKAMATA - Corona Virus Disease-19 atau Covid-19, adalah musibah bagi seluruh dunia. WHO menyatakan pandemi. Indonesia menyatakan bencana non-alam.
Namun di sisi lain, keterbatasan anggaran membuat para tenaga medis kita bertaruh nyawa. Alat pelindung diri (APD) yang kurang, membuat banyak tenaga medis kita ikut jadi korban.
Atas realitas itu, tak sedikit yang terketuk nuraninya untuk membantu. Salah satunya, Rektor Universitas Indonesia Timur, Dr Andi Maryam, SST, SKM, M.Kes.
Melalui akun Facebooknya, rektor wanita termuda di Sulsel itu menulis, berjanji akan menyumbangkan 50 persen gajinya untuk penanganan Covid-19.
Menurut Maryam, itu murni dilakukan atas nama kemanusiaan.
"Bismillah....Assalamualaikum wr wb. Atas nama kemanusiaan, saya sumbangkan 50% gaji saya untuk penanganan Covid-19, semoga bermanfaat," tulisnya sambil menyertakan tagar #stayathome dan #DiRumahSaja.