Redaksi : Jumat, 20 Maret 2020 15:17
Dg. Siamak menunjuk plafon SMAN 13 yang dibobol pencuri.

MAKASSAR, BUKAMATA - Berawal dari imbauan Presiden RI Joko Widodo agar seluruh instansi wajib meliburkan institusi pendidikan, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, SMA Negeri 13 pun meliburkan siswanya. Tiga minggu lamanya.

Tapi mirisnya, baru enam hari libur, SMAN 13 Makassar sudah diobrak-abrik pencuri. Satpam sekolah Dg. Siamak mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 1 atau 2 dini hari, Jumat (20/3/2020).

Dalam media sosial yang tersebar di grup via whatsapp, terdapat percakapan dalam grup itu. Seorang guru, Hj. Nusryamsuryani, mengatakan, "Corona dicegah, Pencuri yang datang."

Selain itu ia mengirimkan beberapa foto bukti kejadiannya. Dia menambahkan caption, "beginilah keadaan ruangan TU dan Wakasek SMA 13 MKS".

Dari CCTV diketahui, pencuri itu beraksi seorang diri. Ciri-cirinya sudah diketahui. Pelaku sudah tua. Namun Dg Siamak menduga, pencuri itu tak beraksi seorang diri.

"Dari CCTV terlihat satu orang ji yang merampok, terus na ambilki juga itu CCTV dua yang dipasang, jadi kemungkinan bukan sendirian ini nalakukan," kata Siamak.

Siamak menambahkan, hampir semua ruangan digeledah. Di antaranya, ruangan Wakil Kepala Sekolah kehilangan satu buah laptop dan satu alat wifi, ruangan Tata Usaha kehilangan satu buah laptop, ruang olahraga kehilangan satu buah keyboard, ruang Bimbingan Konseling, dan satu kantin kehilangan uang sebesar lima ribu rupiah.

Dalam aksinya pencuri tersebut dicurigai menggunakan obeng. Karena ada bekas cungkilan di semua ruangan dan setiap jendela, juga plafon.

Pihak Kepolisian Sektor Manggala telah melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut. Pelaku masih dalam pengejaran.

TAG

BERITA TERKAIT