Redaksi : Kamis, 19 Maret 2020 09:25
Chen Wei

BEIJING, BUKAMATA - Tentara wanita itu, resah dengan virus corona atau Covid-19 yang melanda negaranya. Ahli biokimia bernama Chen Wei, menyaksikan negerinya seperti negeri para zombie. Pada 26 Januari 2020, dia lalu melakukan penelitian. Menguji vaksin di laboratorium untuk melawan virus menyeramkan itu.

Dikebut selama 54 hari, Selasa, 17 Maret 2020 lalu, Pemerintah China akhirnya mengijinkan ilmuan biokimia negara itu, Chen Wei dan rekannya, melakukan uji klinis vaksin corona virus terhadap hewan hingga manusia.

Dilansir dari media China, CCTV, wanita dari Akademi Sains Medis Militer di Kota Wuhan, Provinsi Hubei itu, melakukan uji coba, setelah sebelumnya, pada Senin (16/03/2020), BPOM China melakukan mengumumkan hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap hasil riset yang dipaparkan Wei.

"Kita adalah komunitas bersama yang hidup menuju masa depan untuk seluruh umat manusia, dan vaksin ini adalah salah satu senjata kuat secara sains dan teknologi, guna menuntaskan epidemik coronavirus ini," ujar Chen Wei dalam rilisnya.

Wanita yang merupakan pakar militer terkait perang biologi ini yakin dengan vaksin hasil temuannya. Sebab pihaknya, telah melakukan penelitian mendalam sejak 26 Januari 2020 lalu di Wuhan.

Sejak wabah itu menyebar cepat, mereka dengan segera meningkatkan upaya pencarian pola vaksin secara maksimal.

Chen bilang, jika uji klinis ini berhasil, pihaknya selanjutnya akan memberikan standar produksi vaksin ini dengan skala-besar, sehingga upaya penumpasan virus ini secara global dapat segera dilaksanakan.

WHO merilis, per tanggal 17 Maret 2020 total kasus konfirmasi COVID-19 secara global mencapai 179.112 kasus, dengan 7.426 kematian (CFR 4,1%).

Total kasus konfirmasi COVID-19 di China adalah 81.116 kasus dengan 3.231 kematian (CFR 3,98%) dan 69.601 sembuh (85,8%). Kasus konfirmasi yang dilaporkan di 159 negara di luar negara China, sebanyak 97.996 kasus dengan 4.195 kematian.

Sementara situasi di Indonesia, menurut Kementerian Kesehatan RI, sejak 30 Desember 2019 sampai 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, terdapat 1.372 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.178 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 172 kasus konfirmasi positif COVID-19 dan 22 sampel masih dalam pemeriksaan.

Sementara wilayah terjangkit di Indonesia yang sudah melaporkan kasus konfirmasi adalah DKI Jakarta, Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok, Cirebon, Bandung, Purwakarta, Cianjur), Jawa Tengah (Solo, Magelang), Kalimantan Barat (Pontianak), Sulawesi Utara (Manado), Bali, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan), DI Yogyakarta (Sleman), Kepulauan Riau, dan Jawa Timur.