Akibat COVID-19, Harga Sembako di Pasar Terong Melonjak
Akibat mewabahnya corona atau Covid-19, harga sembako di Pasar Terong melonjak hingga 15 persen.
MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 18 Maret 2020. Dg Siang sibuk melayani pembeli di kiosnya, Pasar Terong. Dia berjualan sembako. Khususnya bumbu dapur. Ada bawang merah, bawang putih, lombok, tomat, kentang, wortel, juga sayur-sayuran.
Dg Siang mengakui, harga sembako mengalami kenaikan. Itu dampak mewabahnya virus corona di Indonesia. Kenaikan harga itu, dipicu kelangkaan bahan.
Bawang merah dan bawang putih di Pasar Terong, mengalami kenaikan harga 15% dari harga biasanya.
"Iye, ada beberapa harga sembako naiki. Tapi tidak terlalu naikji juga, saya juga sedikit mami yang bisa kujual. Karena saya kubeli per kilogram juga, baru kukumpul dalam satu karung," kata Dg Siang.
Sembako lanjut Dg Siang, ada beberapa yang mengalami kenaikan harga, ada juga yang harganya tetap stabil seperti biasanya. Misalnya, lombok, tomat, kentang, wortel, dan sayuran lainnya. Tetap seperti harga biasanya.
Lain halnya dengan bawang merah dan bawang putih, awalnya dari harga Rp35.000, sekarang mencapai Rp40.000 per kilogramnya.
"Bawang merah dan bawang putih ji yang naik harganya. Kalau yang lain masih harga biasana ji, naiki lima ribu dari harga yang kemarin itu Rp35.000, saya juga nda kutau kenapa bisa naik harganya ini," tutup Dg Siang.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
