Dari Kawan Jadi Lawan, Trump-Elon Musk Saling Serang di Media Sosial
08 Juni 2025 23:01
BUKAMATANEWS — Badai besar nampaknya sedang melanda Badan Gizi Nasional (BGN). Hanya berselang sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana, giliran Kejaksaan Agung (Kejagung) yang bergerak menggeledah kantor lembaga tersebut di Jakarta pada Rabu (03/06).
Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan bahwa Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah diterjunkan ke lokasi.
"Penyidik pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," ujar Jeffry singkat kepada wartawan, Rabu (03/06). Meski demikian, Kejagung masih menutup rapat pintu informasi terkait kasus spesifik yang memicu penggeledahan tersebut.
Aroma Pelanggaran SOP dan Tata Kelola
Aksi cepat korps adhyaksa ini langsung memicu spekulasi kuat, mengingat sehari sebelumnya, Dadan Hindayana bersama dua wakilnya—Brigjen Pol. Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung—resmi didepak dari kursi kepemimpinan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi tidak menampik adanya masalah serius di internal BGN. Ia mengungkapkan bahwa pencopotan ini dipicu oleh masalah kedisiplinan yang fatal.
Pelanggaran SOP: Ketidakdisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur.
Bobroknya Tata Kelola: Masalah dalam manajemen internal lembaga.
Kualitas Makanan: Kegagalan dalam menjaga standar kualitas makanan yang seharusnya dijamin oleh BGN.
Untuk mengisi kekosongan, Presiden Prabowo bergerak cepat menunjuk Nanik S. Deyang—yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN—sebagai nakhoda baru. Nanik akan didampingi oleh dua Wakil Kepala BGN yang baru dilantik, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, untuk mengarsiteki "pembersihan" di tubuh lembaga pangan strategis ini.
08 Juni 2025 23:01
02 Juni 2025 22:17
15 Mei 2025 22:35
24 September 2024 18:18
28 April 2024 13:21
03 Maret 2024 12:25