Ririn
Ririn

Rabu, 05 Mei 2021 12:58

Pemberontak Myanmar Tembak Jatuh Helikopter Militer

Pemberontak Myanmar Tembak Jatuh Helikopter Militer

KIA mengatakan menembak jatuh sebuah helikopter militer di dekat kota Moemauk di provinsi Kachin sebagai tanggapan atas serangan udara militer dalam beberapa hari.

BUKAMATA - Sebuah kelompok pemberontak etnis di pegunungan utara Myanmar mengklaim telah menembak jatuh sebuah helikopter militer.

Klaim itu dibuat oleh Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA), yang mengatakan bahwa mereka menembak jatuh sebuah helikopter militer di dekat kota Moemauk di provinsi Kachin sebagai tanggapan atas serangan udara militer dalam beberapa hari.

"Dewan militer melancarkan serangan udara di daerah itu sejak sekitar jam 8 atau 9 pagi ini ... menggunakan jet tempur dan juga melepaskan tembakan menggunakan helikopter jadi kami balas menembak mereka," kata juru bicara KIA, Naw Bu, dikutip CNN. Dia menolak mengatakan senjata apa yang digunakan.

Seorang warga di daerah itu, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan melalui telepon bahwa empat orang tewas di rumah sakit setelah peluru artileri menghantam sebuah biara di desa itu.

Sementara itu, ledakan bom parsel menewaskan lima orang di Bago Barat pada hari Senin. Korban termasuk seorang anggota parlemen yang digulingkan dan tiga petugas polisi yang telah bergabung dengan gerakan menentang kekuasaan militer.

Myanmar telah menyaksikan peningkatan jumlah ledakan kecil di daerah pemukiman, terkadang menargetkan kantor pemerintah atau fasilitas militer, sejak pemerintah terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi digulingkan pada 1 Februari.

Kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) mengatakan pasukan keamanan telah menewaskan sedikitnya 766 warga sipil sejak kudeta.

Junta membantah angka tersebut dan mengatakan setidaknya 24 anggota pasukan keamanan telah tewas selama protes.
AAPP juga mengatakan bahwa lebih dari 3.600 orang ditahan saat ini karena menentang militer.

#Myanmar